Otomotif / MotoGP / Sedikit menerawang MotoGP 2014

Sedikit menerawang MotoGP 2014

motogp

MotoGP musim 2013 selesai sudah, menyisakan drama di race pamungkas Valencia ahad kemarin (10/11/13) lewat beberapa race yang cukup dramatis yang menghasilkan 2 juara dunia di kelas Moto3 dan MotoGP. Dikelas Moto3 sendiri persaingan sangat sengit antara 3 pembalap, Alex Rins, Luis Salom dan Maverick Vinales yang hanya selisih beberapa poin. Lewat battle yang apik di last corner, Vinales berhasil mengukuhkan diri sebagai Juara Dunia di kelas Moto3.

vinales-1

Buat penggemar Vinales, ini suatu  yang sangat spesial karena secara skill Vinales memang sosok yang cukup baik, namun kurang didukung dalam hal teknis motor di timnya. Dari faktor finansial sekalipun tim Calvo bukan tim gurem yang minim dana, tapi bila dibandingkan dengan tim Salom yang didukung penuh oleh KTM-RedBull maka jelas Calvo bukan tandingannya. Begitu juga tim Alex Rins yang disponsori oleh Repsol dan Estrella Garcia (hampir sama dengan dukungan tim Marquez waktu di Moto2). Jadi kemenangan di seri pamungkas ini dirasa sangat spesial mengingat sebelum race, Vinales di posisi 3 klasemen dan selama musim 2013 susah payah menandingi tim Salom dan Rins. Anyway,… great Champ!!!

Bagaimana di kelas MotoGP??

Marquez sukses sesuai yang harapkan audiens dan media serta seluruh rumah judi didunia yang  mengharapkan jadi saksi dari suatu sejarah yang belum tentu ada di 50 tahun atau bahkan 1 abad kedepan. Yess….. this little bastard memang seorang yang terlahir sebagai juara. Bahkan pembalap legenda sekelas Valentino Rossi mengakui bahwa doi lebih hebat darinya dan berpotensi menyaingi prestasi sang legenda. Soal teknis dirace ga usah dibahas lagi kali yah…sudah cukup banyak media yang mengulas jalannya race Valencia tersebut beserta analis dan review.

Marquez-Champeon

Back to judul, Bagaimana dengan musim depan??

Mari kita coba analisa sedikit,… Honda sebagai juara bertahan dipastikan tidak ada perubahan komposisi tim, baik di pembalap maupun crew mekanik. Hanya dikabarkan akan ada penambahan 2 orang mekanik ke tim Marquez tapi masih rumor dan tentativ. Yamaha kurang lebih sama hanya saja beberapa saat sebelum race Valencia Valentino Rossi mengumumkan bahwa musim depan tidak akan lagi memakai jasa Jeremy Burgess, sosok kepala mekanik yang setia mendampinginya selama 14 tahun dikelas MotoGP. Lebih lanjut soal ini tidak dibahas diartikel ini tapi bisa dibaca detail melalui link berikut.  Ducati sendiri merubah susunan pembalapnya setelah membuang Nicky Hayden dan mendatangkan Cal Crutchclow sebagai gantinya. Cal juga tidak sendiri sebab dia membawa Danile Romagnoli dari Tech3. Tim Satelit??, kita mulai dengan Honda Gresini Go&Fun Racing yang tidak ada perubahan komposisi, Berikut juga dengan tim LCR Honda yang digawangi Stephan Bradl. Perubahan justru terjadi di Yamaha Monster Tech3 yang menggantikan Cal Crutchclow dengan debutan sang juara dunia Moto2 Pol Espargaro ditemani Bradley Smith. Selanjutnya mengenai komposisi pembalap dan tim  dari CRT atau yang musim depan disebut sebagai Open Class Team ini tidak dibahas mendetail sebab kita hanya akan coba menganalisa pertempuran di papan atas sampai ke papan tengah.

Honda sebagai sang juara bertahan baik dari pembalap maupun konstruktor jelas sangat diunggulkan untuk meraih titel berikutnya bukan semata-mata karena sosok Marc Marquez sebagai sang baby champ atau kejeniusan dia dalam memaksimalkan kinerja RCV213V tapi Honda memang merupakan pabrikan yang paling siap dengan musim 2014. Hal ini dibuktikan dengan keseriusan mereka dalam hal pengembangan engine musim depan sudah dilakukan sedari pertengahan musim ini. Tidak tanggung-tanggung, Mantan juara dunia serta sosok yang baru saja didapuk sebagai MotoGP legend oleh Dorna di seri GP Australia lalu, Casey Stoner berperan sebagai test rider dalam pengembangan motor prototype RCV dan juga motor yang akan dijual kepada Open Class Team yaitu CBR1000RR. Catatan waktu yang dilakukan sepanjang test di Motegi memang tidak pernah dipublikasikan kepada media namun kabar dari sumber terpecaya mengatakan bahwa untuk mesin CBR1000 yang akan dijual saja hanya berselisih 0.3 detik dari sang RCV dilintasan Motegi. Ini jelas sesuatu yang sangat mengagetkan mengingat CBR1000 ada 2 level dibawah RCV. Mengenai catatan waktu untuk RCVsampai saat ini belum ada kabar resmi.

Itu dari segi mesin, Bagaimana dari segi pembalap dan tim??…. Marquez sejatinya diplot sebagai the next world champion. mohon maaf tanpa menyinggung fans dari Dani Pedrosa, tapi sang boss Shuhei Nakamoto jelas mengatakan diawal musim ini bahwa dani haru juara musim ini (red. 2013) atau tidak sama sekali. Tegas sekali pernyataan tersebut karena memang bukan tanpa sebab. Jelas bahwa sejatinya musim ini hanya sebagai musim perkenalan dan adaptasi buat Marquez, tidak ada niatan untuk langsung sebagai penantang gelar juara dunia, tapi ya itulah race….dinamika selalu terjadi, Kecelakaan yang menimpa Jorge dan Dani di pertengahan musim ini membuat Marquez memiliki peluang besar dan akhirnya tanpa ampun. Flawless!!!. Dani harus bekerja ekstra keras musim depan kalo dia tidak mau dibuang akhir musim. Bukan hanya meraih kemenangan tetapi hal yang sangat krusial adalah konsisten dalam mengumpulkan point dan tanpa DNF atau cidera parah. Itu sudahh!!!!

Bagaimana Marquez??…. Marquez tetap akan menjadi seorang Marquez yang agresiv di track dan riang di Parc Feme, Sifat dan kharisma yang dimilikinya memang membuat banyak orang mengaitkannya dengan the next Valentino Rossi. Rossi sendiri mengakui kekagumannya dengan the little bastard ini….hahahahah, Skill dan tehniknya saat membawa RCV sangat ditakuti, belum lagi semakin matang danbijkanya dia terbukti di beberapa race terakhir dimana dia sudah memahami dimana limitnya dan berusaha mengontrol diri, sungguh suatu hal yang sangat jarang ditemui pada pembalap usia 20 tahun. Untuk Honda sendiri dia adalah the new ikon dan setelah musim ini berakhir yakinlah bahwa Marquez akan terus berkembang karena dikelilingi oleh tim yang sangat mendukungnya dengan penuh. Tapi musim depan tidak mudah, sebab disinyalir terjadi keretakan di tim Honda. Dualisme management dari masing2 pembalap tercium sampai ke media. Puncaknya adalah GP Motegi lalu dimana Marquez didiskualifikasi karena black flag. Alberto Puig sebagai mentor dari Dani Pedrosa tidak terima karena Marquez dan timnya adalah orang baru di HRC, sementara Dani dan tim adalah orang lama di HRC, jadi kemungkinan musim depan persaingan seru bukan hanya antar tim, tapi dari masing2 pembalap.

Yamaha??….tunggu artikel selanjutnya yah

 

ciao…

Penulis: reandrra46

Foto Profil dari reandrra46
prince charming riding a yamaha bike, fast in cornering and late braking

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Gambar Skuter Listrik Evino

Yamaha Skuter Listrik Evino Bergaya Klasik

Setelah sebelumnya hanya baru mendengar beberapa kabar angin tentang akan muncul skuter ...