Otomotif / Info / Menanti Full Connected-Car Tahun 2015

Menanti Full Connected-Car Tahun 2015

Anda mungkin pernah mendengar istilah connected-car, dan membayangkan sebuah mobil yang tersambung dengan berbagai perangkat elektronik yang serba otomatis sehingga akan memudahkan sopir? Tepat. Namun, ternyata connected-car lebih dari sekedar itu.

Connected -car akan menjadi salah satu dari lima hal besar yang akan menjadi perhatian publik dunia seperti ditulis oleh John Curran untuk Forbes.

“Connected-car akan menjadi buah bibir di CES 2015 nanti. Fokus dari Internet of Tings ini adalah pada seberapa “keren” penampakan dan konsepnya. Dan untuk mengikuti trend ini, para produsen mobil akan menunjukkan bagaimana mereka menyematkan konektivitas ke dalam mobil yang mereka ciptakan yang mendukung mobil sebagai ekstensi dari smartphone. Tool-tool yang lebih  canggih seperti text-to-speech untuk update social media yang aman pada smartphone, dan update tentang kinerja dan perawatan sebuah mobil akan dipadukan ke dalam kendaraan produksi mainstream,” tulis Curran.

Koneksi-koneksi yang terintegrasi itu akan berkembang cepat dan tidak butuh waktu lama lagi sebelum 4G LTE ada dalam mobil sebagai standar mutlak. Mobil sebagai hotspot wifi? “Pasti, namun itu barulah permulaan saja,” kata Tim Stevens, penulis artikel seputar otomatif di CNET.com.

Ke depannya, video feed dari sistem keamanan mobil akan dikirim ke ponsel pemiliknya ketika alarm mobil terkena rangsangan. Streaming musik dengan kualitas tinggi secara langsung ke dashboard mobil juga akan menjadi hal yang sangat biasa, seperti halnya update tentang trafik lalu lintas dan bahkan video streaming bagi para penumpang yang ada di barisan belakang.

Namun, ada lima pertanyaan penting untuk memperjelas gambaran connected-car yang akan digelar di ajang bergengsi di Customer Electronics Show (CES) di Las Vegas, Januari 2015 mendatang.

1. Siapa yang memimpin race self-driving car?

driverless google car

Mobil tanpa kemudi dan full otomatis
Courtesy: www.huffingtonpost.com

Pabrikan mobil asal Jerman, Mercedez-Benz, ada di barisan depan kurva ini. Sistem kendali dan dan bantuan ketika terjadi kemacetan sudah tersemat di seri S Class produksi mereka, yang bisa mengendalikan roda dan pedal rem, kopling, dan gas pada kondisi-kondisi yang tepat (namun pengemudi masih harus memberi perhatian: tidak boleh lengah ataupun sembari menulis).

Dan Google Inc. ingin melewati tahap-tahap ini dan langsung meluncurkan mobil full otonom. Google telah menguji pod, sebuah mobil yang tak memiliki kemudi dan pedal.

2. Apakah pemilik kendaraan diharuskan membayar tagihan ponsel mereka untuk aplikasi connected-car?

Beberapa pabrikan mobil besar dunia, siap menyematkan piranti koneksi 4G LTE ultracepat. Misalnya General Motors yang hendak menyematkan 4G LTE utlracepat pada sekitar 30 model mobil buatan mereka tahun 2015 nanti, yang dapat dijadikan sebagai hotspot wifi mereka.

Pelanggan akan mendapatkan gratis biaya selama beberapa bulan ketika mereka membeli mobil. Akan tetapi, mereka juga diberi pilihan untuk membayar US$10 atau US$20 per bulan untuk melanjutkan layanannya.

3. Apakah komunikasi vehicle-to-vehicle benar-benar akan terjadi?

Ketika komputer mulai diperkenalkan tahun 1980-an, banyak yang mempertanyakan, namun revolusi komputer benar-benar menggila sejak tahun 1990-an. Dan benar-benar tidak pernah diprediksi sebelumnya bahwa dengan berkembangnya internet, teknologi ini telah menjangkau sedemikian rupa, memberikan manfaat yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Pun sama halnya dengan komunikasi antar kendaraan ini. Kini masih banyak orang yang mempertanyakannya. Namun, para pembuat kebijakan sedang mengupayakan ke arah itu, seperti halnya perkembangan komputer, yakni dengan sebuah sistem wifi yang disebut sebagai Dedicated-Short Range Communication, yang memudahkan sebuah kendaraan berkomunikasi dengan kendaraan lain untuk menghindari terjadinya tabrakan.

4. Apakah CarPlay dan Android Auto akan tetap di jalurnya?

Apple Inc. dan Google Inc. telah menunjukkan simpatinya pada antar muka connected-car pertama, yaitu CarPlay dari Apple dan Android Auto dari Google. Para teknisi dan eksekutif berharap Honda HR-V, Hyundai Sonata, dan Volvo XC90 akan menjadi nama-nama pertama yang menawarkan CarPlay dan Android Auto, namun hingga kini kendaraan-kendaraan itu pun belum meluncurkan, atau tertutup peluncurannya tanpa antarmuka. Yang pasti, butuh waktu untuk mendapatkan produk yang tepat.

5. Apakah pabrikan mobil akan mampu memperbaiki sistem kendali yang memusingkan?

Setiap pabrikan kendaraan terus berusaha memberikan layanan terbaiknya, kualitas terbaik, dan skor yang reliabel. Sama halnya dengan sistem kendali yang memusingkan. Kendati demikian, sampai hari ini masih dalam proses untuk penyelarasan sistem kendali itu.

Jika full connected-car benar-benar menjadi nyata, seperti yang akan disajikan di Customer Electronics Show di Las Vegas, Januari 2015 mendatang, akan berdampak besar untuk minimalisir tingkat kecelakaan, kemudahan komunikasi, dan berdampak pada keseluruhan.

Kita tunggu hasilnya.

Ilustrasi: gsmnation.com

Penulis: Lintang Sunu

Foto Profil dari Lintang Sunu
Seorang Financial Service Consultant di sebuah perusahaan asuransi swasta terbesar di Indonesia. Aktif dalam dunia blogging sejak tahun 2008 dan fokus pada masalah sosial, perencanaan keuangan, dan kritik sosial.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Gambar Skuter Listrik Evino

Yamaha Skuter Listrik Evino Bergaya Klasik

Setelah sebelumnya hanya baru mendengar beberapa kabar angin tentang akan muncul skuter ...