Otomotif / Lain-lain / Indonesia Akan Jadi Tempat Sampah Otomotif?

Indonesia Akan Jadi Tempat Sampah Otomotif?

Tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia sangat potensial untuk pasar otomotif. Dari tahun ke tahun jumlah kendaraan semakin meningkat. Data dari badan pusat statistik dari tahun 2000 hingga 2012 saja kenaikan jumlah kendaraan di Indonesia mencapai 497,4 %. Pada tahun 2000 jumlah kendaraan di Indonesia sebesar 18.975.344, kemudian meningkat drastis pada tahun 2012 yaitu sebesar 94.373.324 dan jumlah akan bertambah terus seiring waktu. Jumlah kendaraan tersebut meliputi mobil penumpang, bis, truk dan sepeda motor.

Bahkan fakta yang cukup mencengangkan adalah sekitar 3.300 mobil dan 21.000 sepeda motor beredar di pasaran setiap harinya pada tahun 2013. Kalau di rata-rata maka setiap jamnya ada sekitar 140 mobil dan 880 sepeda motor yang masuk dipasaran. Jika hal ini tidak segera di tangani, kita bisa bayangkan apa yang akan terjadi di Indonesia 10 tahun atau 20 tahun kedepan? Selain jalanan macet akibat dipenuhi kendaraan, Indonesia hanya akan dipenuhi oleh sampah otomotif.

jumlah kendaraan semakin meningkat

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan setiap tahunnya yang masuk ke Indonesia, sedangkan kendaraan yang lama dibiarkan begitu saja maka beberapa puluh tahun kedepan Indonesia hanya akan dipenuhi oleh sampah otomotif. Lalu apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi fenomena tersebut? Tentu kebijakan dari pemerintah berperan besar dalam hal ini.

Kita bisa bandingkan di Singapura, kenapa negara sekecil itu tidak terjadi kemacetan layaknya di jakarta padahal setiap tahunya kendaraan baru berdatangan. Ya, ini dikarenakan kebijakan di Singapura yang membatasi usia kendaraan hanya 5 tahun. Sedangkan di Indonesia justru pemerintah menerapkan kebijakan LCGC (Low Cast Green Car). Memang kebijakan LCGC ini diterapkan di beberapa negara, akan tetapi kondisi transportasi di negara mereka jauh lebih baik dari Indonesia. Dengan kebijakan LCGC ini tentu akan menambah jumlah kendaraan di Indonesia karena masyarakat menengah kebawah akan semakin tertarik untuk membeli mobil. Seharusnya pemerintah mau mempertimbangkan untuk menerapkan pembatasan usia kendaraan ini .  Dengan luasnya wilayah di Indonesia mungkin 10 atau 15 tahun sudah cukup. Jadi mobil-mobil yang sudah tua tidak lagi beroperasi dijalanan.

Dengan menerapkan kebijakan pembatasan usia kendaraan banyak manfaat yang bisa diperoleh. Yang pertama masalah macet yang selama ini menjadi “momok” kota-kota besar khususnya di Jakarta dapat teratasi. Yang kedua polusi udara akibat gas buang dari kendaraan dapat berkurang. Dan yang terakhir kekhawatiran pada masa yang akan datang bahwa Indonesia akan jadi tempat sampah otomotif akibat banyaknya jumlah kendaraan akan hilang.

Foto Profil dari Himawan Ardhi Suhendra
seorang blogger yang masih "newbie" dan selalu ingin menjadi "newbie". Karena dengan menjadi "newbie" kita tidak akan sombong dan selalu ingin belajar hal-hal baru.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Gambar Skuter Listrik Evino

Yamaha Skuter Listrik Evino Bergaya Klasik

Setelah sebelumnya hanya baru mendengar beberapa kabar angin tentang akan muncul skuter ...